SlideShow

Jumat, 09 Desember 2011

Newton

Newton ( 1643 – 1727)

Sir Issac Newton adalah ilmuwan terbesar sepanjang abad.  Ia warga negara Inggris, ahli matematika, fisika, astronomi, ahli filsafat, pengarang, guru beasr, pegwaas, percetakan uang logam, anggota parlemen, Presiden Royal Society, mendapat gelar bangsawan, tidak beristri. Ia menemukan hokum gravitasi, hokum gerak, kalkulus, teleskop pantul dan spectrum. Bukunya yang sangat mahsyur berjudul Principia dan Optika.

Newton lahir di kota Woolsthrope (1643) dan meninggal di London (1727) pada umur 84 tahun. Jenazahnya dikuburkan di Westminster Abbey. Masa kecil Newton cukup menyedihkan. Beberapa bulan sebelum ia lahir, ayahnya meninggal. Ayahnya petani. Newton sendiri lahir sebelum waktunya. Waktu lahir tubuhnya kurus dan kecil. Tak ada yang menduga bahwa ia akan hidup, apalagi hidup sampai 84 tahun! Ketika ia baru berumur 3 tahun, ibunya kawin lagi dengan Barnabas Smith, pendeta Protestan. Nama ibunya Hanna. Newton dititpkan pada neneknya. Pada umur 12 tahun, Newton masuk King’s School di Grantham. Di sekolah ia sering diejek teman-temannya karena bodoh, pendiam, pemalu, pelamun dan mudah tersinggung. Pada suatu hari ia diejek dan dipukul oleh seorang temannya yang bertubuh lebih besar. Karena sangat marah, kali ini Newton ingin memperlihatkan siapa sebenarnya dia itu. Ia membalas. Kemudian ia belajar dengan giat sekali sampai akhirnya jadi juara kelas. Sejak itu teman-temannya tidak berani menggangunya lagi.

Pada umur 14 tahun ayah tirinya meninggal. Newton dan ibunya kembali ke Woolsthorpe. Oleh ibunya Newton disuruh menjadi petani. Tapi ia tidak suka bekerja di ladang. Maka atas anjuran pamannya ia bersekolah lagi. Pada umur 18 tahun, ia masuk Universitas Cambridge. Di sini pun ia tidak jadi mahasiswa yang menonjol, bahkan ia pernah tidak lulus dalam mata kuliah geometri. Namun ia gemar sekali membaca buku-buku matematika, fisika, astronomi, filsafat dan Alkitab (Kitab Suci). Pada umur 22 tahun Newton dapat menyelesaikan kuliahnya dan berhasil mencapai gelar Sarjana Muda. Pada waktu itu ada wabah penyakit dan Newton sakali lagi kembali ke Woolsthorpe.

Menurut Voltaire, ahli filsafat Perancis, pada suatu hari Newton berjalan-jalan di kebun sambil berpikir mengapa bulan bergerak mengelilingi bumi. Kemudia ia beristirahat di bawah pohon apel. Tak lama kemudian, ia melihat buah apel jatuh dari pohon. Newton heran dan bertanya dalam hati, “Mengapa buah apel itu jatuh ke bawah? Mengpa tidak jatuh ke atas atau ke samping?” Ia berpikir dan menemukan jawabannya. Buah apel jatuh ke bawah karena ditarik oleh gaya tarik bumi. Gaya tarik bumi itu ia beri nama gaya gravitasi. Tiap benda seperti bumi, bulan, matahari, planet, dan bintang mempunyai gaya gravitasi.   

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews